Jauh-Dekat

“Mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat”. Itulah gambaran efek gadget.Banyak yang asyik berchating ria dengan orang yang berjarak ratusan kilo, namun di waktu yang sama bersikap dingin dan cuek kepada orang yang berjarak hanya beberapa meter. Padahal ia adalah istri/suami/anaknya.Yuk, bersikap bijak dan proporsional dalam memanfaatkan karunia teknologi ini!

Jauh-Dekat

“Mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat”. Itulah gambaran efek gadget.Banyak yang asyik berchating ria dengan orang yang berjarak ratusan kilo, namun di waktu yang sama bersikap dingin dan cuek kepada orang yang berjarak hanya beberapa meter. Padahal ia adalah istri/suami/anaknya.Yuk, bersikap bijak dan proporsional dalam memanfaatkan karunia teknologi ini!
“Mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat”. Itulah gambaran efek gadget.Banyak yang asyik berchating ria dengan orang yang berjarak ratusan kilo, namun di waktu yang sama bersikap dingin dan cuek kepada orang yang berjarak hanya beberapa meter. Padahal ia adalah istri/suami/anaknya.Yuk, bersikap bijak dan proporsional dalam memanfaatkan karunia teknologi ini!


“Mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat”. Itulah gambaran efek gadget.Banyak yang asyik berchating ria dengan orang yang berjarak ratusan kilo, namun di waktu yang sama bersikap dingin dan cuek kepada orang yang berjarak hanya beberapa meter. Padahal ia adalah istri/suami/anaknya.Yuk, bersikap bijak dan proporsional dalam memanfaatkan karunia teknologi ini!

Hijaunya Rumput Sendiri

Tidak perlu iri dengan hijaunya rumput tetangga. Sebab kita tidak mengetahui sejatinya rumput tersebut asli atau sintetis.Namun jangan juga bersikap sinis. Dengan meragukan keaslian rumput tetangga.Lebih baik fokus mensyukuri rumput sendiri. Sebab kita yakin itu asli. Walau barangkali terlihat kurang begitu hijau.Ustadz Abdullah Zaen, Lc., M.A.

Hijaunya Rumput Sendiri

Tidak perlu iri dengan hijaunya rumput tetangga. Sebab kita tidak mengetahui sejatinya rumput tersebut asli atau sintetis.Namun jangan juga bersikap sinis. Dengan meragukan keaslian rumput tetangga.Lebih baik fokus mensyukuri rumput sendiri. Sebab kita yakin itu asli. Walau barangkali terlihat kurang begitu hijau.Ustadz Abdullah Zaen, Lc., M.A.
Tidak perlu iri dengan hijaunya rumput tetangga. Sebab kita tidak mengetahui sejatinya rumput tersebut asli atau sintetis.Namun jangan juga bersikap sinis. Dengan meragukan keaslian rumput tetangga.Lebih baik fokus mensyukuri rumput sendiri. Sebab kita yakin itu asli. Walau barangkali terlihat kurang begitu hijau.Ustadz Abdullah Zaen, Lc., M.A.


Tidak perlu iri dengan hijaunya rumput tetangga. Sebab kita tidak mengetahui sejatinya rumput tersebut asli atau sintetis.Namun jangan juga bersikap sinis. Dengan meragukan keaslian rumput tetangga.Lebih baik fokus mensyukuri rumput sendiri. Sebab kita yakin itu asli. Walau barangkali terlihat kurang begitu hijau.Ustadz Abdullah Zaen, Lc., M.A.
Prev     Next