Dzikir pagi dan petang amat beragam bacaannya. Antara lain:BACAAN KEENAM:Membaca doa berikut ini setiap pagi satu kali dan setiap petang satu kali:“اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ الْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِينِي وَدُنْيَايَ وَأَهْلِي وَمَالِي، اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَتِي، وَآمِنْ رَوْعَاتِي، اللَّهُمَّ احْفَظْنِي مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ، وَمِنْ خَلْفِي، وَعَنْ يَمِينِي، وَعَنْ شِمَالِي، وَمِنْ فَوْقِي، وَأَعُوذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِي”.“Ya Allâh, sesungguhnya aku memohon maaf serta keselamatan di dunia dan di akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon maaf dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga dan harta bendaku. Ya Allah, tutupilah auratku dan tenteramkanlah aku dari rasa takut. Ya Allah jagalah aku dari depan, belakang, kanan, kiri dan dari atasku. Aku berlindung dengan kebesaran-Mu, agar tidak dibenamkan ke dalam bumi”.Dalil LandasanIbn Umar radhiyallahu ‘anhuma menerangkan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidak pernah meninggalkan doa-doa tersebut setiap pagi dan petang”. HR. Abu Dawud dan dinilai sahih oleh Ibn Hibban serta al-Albaniy.Renungan KandunganDoa ini diawali dengan permohonan ampunan serta keselamatan di dunia dan akhirat. Siapapun yang dikaruniai nikmat tersebut, sejatinya ia telah meraih kebahagiaan sempurna. Sebab ia selamat dari segala ujian. Andaikan diuji pun, ia dibantu Allah untuk menghadapinya dengan penuh kesabaran dan keridhaan.Setelah permohonan keselamatan secara global, selanjutnya dijelaskan secara rinci keselamatan apa saja yang dibutuhkan setiap hamba.Yang pertama dan paling utama adalah keselamatan agama. Sebab sesuatu paling berharga yang dimiliki manusia adalah agama dan keimanan. Maka perlu dijaga dari hal-hal yang bisa merusaknya. Di dunia misalnya serbuan syahwat dan syubhat. Adapun di akhirat, maka kita memohon akan dilindungi dari dahsyatnya kejadian hari itu dan azab neraka.Berikutnya keselamatan dunia, terutama keluarga dan harta benda. Tidak bisa dipungkiri bahwa dalam kehidupan dunia, kita membutuhkan dua hal tersebut. Supaya pemanfaatannya maksimal, maka keduanya perlu dijaga dari hal-hal negatif yang membahayakan. Kita memohon agar keluarga dan harta dilindungi dari berbagai macam marabahaya. Keluarga tidak diuji dengan macam-macam penyakit. Harta tidak dicuri atau terkena bencana alam atau hal negatif lainnya.Dilanjutkan permohonan agar aurat kita senantiasa ditutupi Allah ta’ala. Baik aurat yang sifatnya fisik maupun non fisik.Aurat fisik adalah bagian tubuh yang tidak boleh ditampakkan kepada orang lain. Bagi kaum wanita adalah seluruh badannya tanpa terkecuali. Menurut sebagian ulama, seluruh badannya kecuali muka dan kedua telapak tangan. Adapun aurat laki-laki adalah antara lutut hingga pusar.Sedangkan aurat non fisik adalah aib, kekurangan dan dosa-dosa kita. Kita memohon agar kedua jenis aurat tersebut selalu ditutupi Allah. Sebab kita merasa malu bila terlihat orang lain.Lalu kita juga memohon agar dilindungi dari berbagai jenis ketakutan. Sehingga bisa hidup tenang, tenteram dan damai.Dalam kehidupan sehari-hari, kita semua berpotensi dilanda bencana. Kita juga selalu diintai oleh musuh bebuyutan, yakni setan. Maka kita berdoa kepada Allah agar berkenan memberi perlindungan dari semua arah. Dari depan, belakang, kanan, kiri, atas dan bawah.Pesantren “Tunas Ilmu” Kedungwuluh Purbalingga, 22 Shafar 1441 / 21 Oktober 2019 Post navigation Previous Serial Fiqih Doa dan Dzikir No 161: BACAAN DZIKIR PAGI-PETANG (Bagian-5)Next Serial Fiqih Doa dan Dzikir No 163: BACAAN DZIKIR PAGI-PETANG (Bagian-7) Related Posts Serial Fiqih Pendidikan Anak No 2: ANAK, SEBUAH NIKMAT BESARBelajar Islam / By tunasilmu Serial Fiqih Pendidikan Anak No 3: ANAK, PERHIASAN SEKALIGUS UJIANBelajar Islam / By tunasilmu Informasi / Artikel TerbaruBuku 14 Contoh Praktek Hikmah dalam BerdakwahSerial Fiqih Doa dan Dzikir No: 216 – Doa Masuk Masjid Bagian-1Serial Fiqih Doa dan Dzikir No: 215 – Doa Pergi Ke MasjidSerial Fiqih Doa dan Dzikir No: 214 – Doa Setelah Berwudhu Bag-2 (selesai)Serial Fiqih Doa dan Dzikir No: 213 – Doa Setelah Berwudhu Bag-1Serial Fiqih Doa dan Dzikir No: 212 – Adakah Doa Saat Berwudhu?Serial Fiqih Doa dan Dzikir No: 211 – Doa Sebelum BerwudhuSerial Fiqih Doa dan Dzikir No: 210 – Adab Buang Hajat Bag-2Serial Fiqih Doa dan Dzikir No: 209 Adab Buang Hajat Bag-1Serial Fiqih Doa dan Dzikir No: 208 Doa Keluar ToiletSerial Fiqih Doa dan Dzikir No: 207 – Doa Masuk ToiletSerial Fiqih Doa dan Dzikir No: 206 – Doa Masuk Rumah Bag-3Serial Fiqih Pendidikan Anak No: 202 – Menanamkan Sifat Amanah Pada AnakPenerimaan Santri Baru Angkatan Kelima Belas Program Pengkaderan Da’I Dan Tahfidz Plus “Bersanad” Tahun Akademik: 1447 H / 2025-2026 MPuskesmas Kalimanah Gelar Penyuluhan TBC Di Ponpes Tunas Ilmu
Dzikir pagi dan petang amat beragam bacaannya. Antara lain:BACAAN KEENAM:Membaca doa berikut ini setiap pagi satu kali dan setiap petang satu kali:“اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ الْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِينِي وَدُنْيَايَ وَأَهْلِي وَمَالِي، اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَتِي، وَآمِنْ رَوْعَاتِي، اللَّهُمَّ احْفَظْنِي مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ، وَمِنْ خَلْفِي، وَعَنْ يَمِينِي، وَعَنْ شِمَالِي، وَمِنْ فَوْقِي، وَأَعُوذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِي”.“Ya Allâh, sesungguhnya aku memohon maaf serta keselamatan di dunia dan di akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon maaf dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga dan harta bendaku. Ya Allah, tutupilah auratku dan tenteramkanlah aku dari rasa takut. Ya Allah jagalah aku dari depan, belakang, kanan, kiri dan dari atasku. Aku berlindung dengan kebesaran-Mu, agar tidak dibenamkan ke dalam bumi”.Dalil LandasanIbn Umar radhiyallahu ‘anhuma menerangkan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidak pernah meninggalkan doa-doa tersebut setiap pagi dan petang”. HR. Abu Dawud dan dinilai sahih oleh Ibn Hibban serta al-Albaniy.Renungan KandunganDoa ini diawali dengan permohonan ampunan serta keselamatan di dunia dan akhirat. Siapapun yang dikaruniai nikmat tersebut, sejatinya ia telah meraih kebahagiaan sempurna. Sebab ia selamat dari segala ujian. Andaikan diuji pun, ia dibantu Allah untuk menghadapinya dengan penuh kesabaran dan keridhaan.Setelah permohonan keselamatan secara global, selanjutnya dijelaskan secara rinci keselamatan apa saja yang dibutuhkan setiap hamba.Yang pertama dan paling utama adalah keselamatan agama. Sebab sesuatu paling berharga yang dimiliki manusia adalah agama dan keimanan. Maka perlu dijaga dari hal-hal yang bisa merusaknya. Di dunia misalnya serbuan syahwat dan syubhat. Adapun di akhirat, maka kita memohon akan dilindungi dari dahsyatnya kejadian hari itu dan azab neraka.Berikutnya keselamatan dunia, terutama keluarga dan harta benda. Tidak bisa dipungkiri bahwa dalam kehidupan dunia, kita membutuhkan dua hal tersebut. Supaya pemanfaatannya maksimal, maka keduanya perlu dijaga dari hal-hal negatif yang membahayakan. Kita memohon agar keluarga dan harta dilindungi dari berbagai macam marabahaya. Keluarga tidak diuji dengan macam-macam penyakit. Harta tidak dicuri atau terkena bencana alam atau hal negatif lainnya.Dilanjutkan permohonan agar aurat kita senantiasa ditutupi Allah ta’ala. Baik aurat yang sifatnya fisik maupun non fisik.Aurat fisik adalah bagian tubuh yang tidak boleh ditampakkan kepada orang lain. Bagi kaum wanita adalah seluruh badannya tanpa terkecuali. Menurut sebagian ulama, seluruh badannya kecuali muka dan kedua telapak tangan. Adapun aurat laki-laki adalah antara lutut hingga pusar.Sedangkan aurat non fisik adalah aib, kekurangan dan dosa-dosa kita. Kita memohon agar kedua jenis aurat tersebut selalu ditutupi Allah. Sebab kita merasa malu bila terlihat orang lain.Lalu kita juga memohon agar dilindungi dari berbagai jenis ketakutan. Sehingga bisa hidup tenang, tenteram dan damai.Dalam kehidupan sehari-hari, kita semua berpotensi dilanda bencana. Kita juga selalu diintai oleh musuh bebuyutan, yakni setan. Maka kita berdoa kepada Allah agar berkenan memberi perlindungan dari semua arah. Dari depan, belakang, kanan, kiri, atas dan bawah.Pesantren “Tunas Ilmu” Kedungwuluh Purbalingga, 22 Shafar 1441 / 21 Oktober 2019 Post navigation Previous Serial Fiqih Doa dan Dzikir No 161: BACAAN DZIKIR PAGI-PETANG (Bagian-5)Next Serial Fiqih Doa dan Dzikir No 163: BACAAN DZIKIR PAGI-PETANG (Bagian-7) Related Posts Serial Fiqih Pendidikan Anak No 2: ANAK, SEBUAH NIKMAT BESARBelajar Islam / By tunasilmu Serial Fiqih Pendidikan Anak No 3: ANAK, PERHIASAN SEKALIGUS UJIANBelajar Islam / By tunasilmu Informasi / Artikel TerbaruBuku 14 Contoh Praktek Hikmah dalam BerdakwahSerial Fiqih Doa dan Dzikir No: 216 – Doa Masuk Masjid Bagian-1Serial Fiqih Doa dan Dzikir No: 215 – Doa Pergi Ke MasjidSerial Fiqih Doa dan Dzikir No: 214 – Doa Setelah Berwudhu Bag-2 (selesai)Serial Fiqih Doa dan Dzikir No: 213 – Doa Setelah Berwudhu Bag-1Serial Fiqih Doa dan Dzikir No: 212 – Adakah Doa Saat Berwudhu?Serial Fiqih Doa dan Dzikir No: 211 – Doa Sebelum BerwudhuSerial Fiqih Doa dan Dzikir No: 210 – Adab Buang Hajat Bag-2Serial Fiqih Doa dan Dzikir No: 209 Adab Buang Hajat Bag-1Serial Fiqih Doa dan Dzikir No: 208 Doa Keluar ToiletSerial Fiqih Doa dan Dzikir No: 207 – Doa Masuk ToiletSerial Fiqih Doa dan Dzikir No: 206 – Doa Masuk Rumah Bag-3Serial Fiqih Pendidikan Anak No: 202 – Menanamkan Sifat Amanah Pada AnakPenerimaan Santri Baru Angkatan Kelima Belas Program Pengkaderan Da’I Dan Tahfidz Plus “Bersanad” Tahun Akademik: 1447 H / 2025-2026 MPuskesmas Kalimanah Gelar Penyuluhan TBC Di Ponpes Tunas Ilmu